(Senin, 24 April 2017)………. Kegiatan Rapat Koordinasi Daerah (RAKORDA) kelitbangan Propinsi Sulawesi Tengah adalah kegiatan rutin Badan Penelitian, Pengembangan dan Inovasi Daerah (BPPID) Provinsi Sulawesi Tengah yang dilaksanakan setiap tahun. Pada tahun ini Kabupaten Tojo Una-Una diberikan kepercayaan untuk menjadi tuan rumah RAKORDA KELITBANGAN Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2017. Kegiatan Rakorda Kelitbangan ini dihadiri langsung oleh, Wakil Bupati Tojo Una-Una, Kepala BPPID Provinsi Sulawesi Tengah, Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Tojo Una-Una, Kepala BP4D Kabupaten Tojo Una-Una serta seluruh Kepala Penelitian dan Pengembangan Daerah Kabupaten/Kota lingkup Provinsi Sulawesi Tengah atau yang mewakili. Kegiatan ini menghasilkan beberapa rumusan terkait dengan program/kegiatan Kelitbangan, diantaranya adalah sebagai berikut :

1.     Pemerintahan dan Pengkajian Peraturan, program Pengembangan Kelitbangan Social dan Kependudukan, program Pengembangan Kelitbangan Ekonomi dan Pembangunan serta program Pengembangan Inovasi dan Kelembagaan Litbang Kabupaten/Kota segera menyusun rencana induk Kelitbangan yang disinergikan dengan RPJM-D Kabupaten/Kota masing-masing yang akan ditetapkan dengan Peraturan Kepala Daerah (PERKADA) masing-masing Kabupaten/Kota.

2.        Penyusunan rencana induk dan kerangka kerja Kelitbangan mengacu pada Permendagri No.17 tahun 2016.

3.       Rencana kerja Kelitbangan Provinsi Sulawesi Tengah yang disinergikan dengan Kabupaten/Kota Tahun 2018 mengacu pada beberapa isu :

a.        Pembangunan dan pengembangan industry parawisata yang berkelanjutan;

b.     Pengembangan tanaman hijau indigofera dalam mendorong tercapainya program nasional swasembada daging sejuta sapi;

c.        Tindak lanjut program ALKI II (MOU 11 Gubernur)

d.        Pengembangan konektivitas system transportasi darat di Sulawesi Tengah

e.        Pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak.

4.     Total usulan kegiatan Kelitbangan bersumber dari pendanaan APBN sebesar 1,2 milyar dan APBD Provinsi Sulawesi Tengah sebesar RP. 3.450.000.000, yang meliputi 4 (empat) program antara lain program Pengembangan Kelitbangan Teknologi berbasis System Inovasi Daerah (SIDA).

5.     Hasil Kelitbangan harus dapat termanfaat oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), masyarakat dan dunia usaha dengan menyelaraskan visi dan misi kepala daerah.

6.    Pelaksanaan inovasi di daerah harus mengacu pada 4 (empat) kriteria yaitu efisien dan efektif, berbasis ICTI, pelayanan prima dan SDM aparatur yang kompeten dan kompetitif.

7.      Hasil siding komisi Rakorda Kelitbangan Tahun 2017 akan dibahas lebih lanjut oleh majelis pertimbangan Kelitbangan Provinsi Sulawesi Tengah yang hasilnya akan kembali dikoordinasikan dengan masing-masing Kabupaten/Kota.

8.      Sosialisasi Permendagri nomor 17 tahun 2016 oleh masing-masing Kabupaten/Kota kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) setidaknya dapat dihadiri langsung oleh keterwakilan dari Badan penelitian, Pengembangandan Inovasi Daerah Propinsi Sulawesi Tengah sehingga pelaksanaanya benar-benar sesuai dengan program/kegiatan tahunan yang akan dilaksanakan oleh penelitian dan pengembangan di daerah.

9.       Hasil siding Komisi Rakorda Kelitbangan 2017 akan dibahas lebih lanjut oleh majelis pertimbangan Kelitbangan Provinsi Sulawesi Tengah yang hasilnya akan dikoordinasikan dengan Kabupaten dan Kota.

10.     Tempat pelaksanaan Kegiatan RAKORDA KELITBANGAN tahun 2018 di Kabupaten Banggai.

11.     Sosialisasi Permendagri Nomor 17 Tahun 2016 oleh masing-masing Kabupaten/Kota kepada OPD terkait.